SunatSemarang.com – Sholat syuruq adalah salah satu sholat sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa, namun sayangnya belum banyak umat Muslim yang rutin mengamalkannya.
Banyak orang yang mengira sholat syuruq sama dengan sholat dhuha, padahal keduanya memiliki perbedaan waktu pelaksanaan dan niat.
Mengetahui cara sholat syuruq yang benar sangat penting agar ibadah ini sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ. Selain mendapatkan pahala yang besar, sholat syuruq juga dipercaya membawa ketenangan hati, melapangkan rezeki, dan menjadi pembuka hari yang penuh keberkahan.
Dengan memahami tata cara, niat, dan waktunya, kita bisa menjalankannya dengan khusyuk dan penuh kesadaran.
Pengertian Sholat Syuruq
Sholat syuruq adalah sholat sunnah yang dikerjakan sekitar 15–20 menit setelah matahari terbit. Waktunya berada di antara terbit matahari dan sebelum masuk waktu dhuha. Sholat ini biasanya dilakukan sebanyak dua rakaat, meskipun ada ulama yang memperbolehkan empat rakaat.
Dalam beberapa riwayat, sholat syuruq memiliki keutamaan pahala seperti melaksanakan ibadah haji dan umrah secara sempurna, selama sebelumnya kita telah melaksanakan sholat Subuh berjamaah dan duduk berzikir hingga waktu syuruq tiba.
Oleh karena itu, sholat ini bukan hanya ibadah tambahan, tetapi juga menjadi sarana untuk mendapatkan keberkahan di awal hari.
Baca Juga: Ketahui! Panduan Cara Sholat Sunnah 2 Rakaat Masuk Masjid
Keutamaan Sholat Syuruq
Bukan sekadar sholat sunnah biasa, sholat syuruq memiliki banyak keistimewaan yang dijelaskan dalam berbagai hadis dan penjelasan ulama. Beberapa di antaranya adalah:
-
Pahala seperti Haji dan Umrah Sempurna – Dalam hadis riwayat At-Tirmidzi, disebutkan bahwa siapa yang melaksanakan sholat Subuh berjamaah, kemudian berzikir hingga matahari terbit dan melaksanakan sholat syuruq, maka ia mendapat pahala seperti haji dan umrah yang sempurna.
-
Mengawali Hari dengan Keberkahan – Sholat ini dilakukan di pagi hari, waktu yang penuh keberkahan. Mengawali hari dengan ibadah membuat hati lebih tenang, pikiran jernih, dan semangat menjalani aktivitas.
-
Mendapat Perlindungan Allah SWT – Orang yang menjaga sholat di awal hari akan lebih dekat dengan Allah SWT, sehingga hidupnya berada dalam lindungan dan bimbingan-Nya.
-
Meningkatkan Keistiqamahan Ibadah – Menunggu waktu syuruq setelah Subuh melatih kesabaran dan konsistensi dalam berzikir, sehingga membantu menjaga kualitas ibadah harian.
Niat Sholat Syuruq
Seperti sholat sunnah pada umumnya, niat sholat syuruq cukup dilakukan di dalam hati tanpa harus dilafalkan dengan suara keras. Namun, sebagian orang memilih untuk melafalkan niat sebagai penguat hati dan fokus sebelum memulai ibadah.
Bacaan niat sholat syuruq yang umum digunakan adalah:
“Ushalli sunnatasy-syuruqi rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.”
Artinya: “Aku niat sholat sunnah Syuruq dua rakaat karena Allah Ta‘ala.”
Sholat syuruq dikerjakan sebanyak 2 rakaat dengan tata cara seperti sholat sunnah lainnya, dimulai dari takbiratul ihram hingga salam, sambil menjaga kekhusyukan dan memperbanyak dzikir setelahnya.
Cara Sholat Syuruq yang Benar
Sholat Syuruq adalah ibadah sunnah yang dikerjakan setelah matahari terbit, dengan waktu yang cukup singkat sebelum masuk waktu dhuha. Untuk mendapatkan pahala maksimal, sholat ini perlu dilakukan dengan tata cara yang benar dan penuh kekhusyukan. Berikut panduan pelaksanaannya:
1. Langkah-langkah Pelaksanaan Sholat Syuruq 2 Rakaat

Mulailah dengan berwudhu secara sempurna, lalu berdiri menghadap kiblat. Sholat Syuruq dilakukan sebanyak 2 rakaat, dimulai dari takbiratul ihram, doa iftitah, membaca Al-Fatihah, diikuti surat pendek pada tiap rakaat, ruku, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan diakhiri dengan tasyahud akhir serta salam.
2. Bacaan pada Setiap Gerakan Sholat

Gunakan bacaan yang sesuai sunnah pada setiap gerakan. Setelah takbiratul ihram, bacalah doa iftitah, lalu Al-Fatihah, kemudian surat pendek (disarankan surat Asy-Syams, Ad-Dhuha, atau Al-Ikhlas). Lanjutkan dengan bacaan ruku “Subhāna Rabbiyal ‘Azhīm” dan sujud “Subhāna Rabbiyal A‘lā”. Semua bacaan dibaca dengan tartil dan penuh penghayatan.
3. Sunnah-Sunnah yang Dianjurkan

Dianjurkan untuk memperpanjang dzikir setelah sholat syuruq, seperti membaca tasbih, tahmid, tahlil, istighfar, dan doa khusus memohon keberkahan hari. Selain itu, usahakan sholat syuruq dilakukan berjamaah atau setelah duduk berzikir sejak sholat subuh hingga matahari terbit, karena ini sesuai amalan yang dicontohkan Rasulullah ﷺ.
Waktu Sholat Syuruq
Sholat Syuruq dilaksanakan setelah matahari terbit sempurna, yaitu sekitar 15–20 menit setelah waktu terbit yang tercantum di jadwal sholat. Waktu ini dipilih agar terhindar dari larangan sholat saat matahari baru muncul. Dengan demikian, ibadah ini menjadi sah dan sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ.
Batas akhir waktu sholat syuruq adalah sebelum masuknya waktu dhuha, yaitu sekitar pukul 09.00–10.00 pagi, tergantung lokasi. Semakin cepat dilakukan setelah masuk waktunya, semakin besar peluang mendapatkan keutamaan pahala yang dijanjikan, terutama jika diawali dengan dzikir dan duduk di masjid setelah sholat subuh.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Sholat Syuruq
Meskipun sholat syuruq termasuk ibadah sunnah yang mudah dilakukan, ada beberapa kesalahan yang sering terjadi sehingga mengurangi nilai pahalanya. Kesalahan ini biasanya berasal dari kurangnya pengetahuan atau kurang memperhatikan waktu dan tata cara yang benar. Berikut adalah beberapa di antaranya:
-
Sholat sebelum waktunya – Banyak yang langsung sholat setelah matahari terbit menurut jadwal, padahal sebaiknya menunggu 15–20 menit agar benar-benar keluar dari waktu larangan sholat.
-
Tidak diawali dengan dzikir setelah subuh – Keutamaan sholat syuruq yang besar dijanjikan bagi mereka yang duduk berdzikir setelah subuh, bukan sekadar sholat setelah terbit matahari.
-
Kurang khusyuk – Terlalu cepat dalam gerakan dan bacaan tanpa meresapi maknanya dapat mengurangi kekhusyukan dan kualitas ibadah.
-
Salah niat – Ada yang mengira sholat syuruq sama dengan sholat dhuha tanpa menyadari perbedaan waktu dan niatnya.
-
Melakukan di waktu yang terlalu mepet dengan dhuha – Padahal, sholat syuruq idealnya dilakukan di awal waktunya untuk mendapatkan pahala seperti haji dan umrah sempurna (sesuai hadits).
-
Kurang memahami bacaan sunnah yang dianjurkan – Tidak membaca surat-surat pendek yang dianjurkan seperti Al-Kafirun dan Al-Ikhlas di setiap rakaatnya.
Tips Agar Sholat Syuruq Lebih Berpahala
Untuk mendapatkan pahala maksimal dari sholat syuruq, tidak cukup hanya sekadar melaksanakannya. Perlu ada perhatian pada niat, waktu, dan cara pelaksanaan. Berikut tips yang bisa kamu terapkan:
-
Duduk berdzikir setelah sholat subuh – Usahakan tetap berada di tempat sholat sambil berdzikir, membaca Al-Qur’an, atau berdoa hingga masuk waktu syuruq.
-
Tunggu waktu yang tepat – Laksanakan sholat syuruq sekitar 15–20 menit setelah matahari terbit untuk memastikan keluar dari waktu terlarang sholat.
-
Jaga kekhusyukan – Baca bacaan sholat dengan tartil, resapi maknanya, dan hindari gerakan yang tergesa-gesa.
-
Gunakan niat yang benar – Bedakan antara niat sholat syuruq dan sholat dhuha, meskipun sama-sama 2 rakaat, agar ibadah lebih sesuai tuntunan.
-
Pahami sunnah tambahan – Misalnya, membaca surat Al-Kafirun di rakaat pertama dan Al-Ikhlas di rakaat kedua, sebagaimana dianjurkan sebagian ulama.
-
Lakukan secara konsisten – Jadikan sholat syuruq sebagai rutinitas harian untuk melatih kedisiplinan dan menjaga keistiqamahan dalam ibadah.
Ayo Amalkan Sholat Syuruq untuk Hidup Lebih Berkah
Mulailah hari dengan ibadah yang penuh keutamaan seperti sholat syuruq. Selain menenangkan hati dan menambah pahala, sholat ini juga melatih kedisiplinan waktu dan kesabaran. Jadikan rutinitas pagi Anda sebagai momen terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Bagi Anda yang berada di Semarang dan sedang mempersiapkan sunat untuk anak atau keluarga, kunjungi SunatSemarang.com. Dengan tenaga medis profesional dan metode modern, proses sunat menjadi lebih nyaman dan aman. Sehat jasmani dan rohani, ibadah pun jadi lebih maksimal setiap harinya.
📍 Alamat: Jl. Tlogosari Raya 1 No. 65, Semarang
🌐 Info lebih lengkap: www.sunatsemarang.com